Saturday, July 2, 2016

Mereka Memerlukan Anda

Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti dan menyimak seminar parenting untuk orang tua dan guru yang dibawakan oleh Pak Adi W Gunawan di Sekolah Tzu Chi, PIK. Sungguh sangat menarik dan banyak sekali hal yang bisa dipelajari dalam seminar singkat ini, terutama salah satu topik yang membahas tentang Bahasa Kasih...

Apa sih Bahasa Kasih itu?

Mudah sekali untuk menjawabnya, bayangkan ketika handphone kesayangan Anda lowbatt, apa yang terjadi? Handphone Anda akan segera mengaktifkan fitur lowbatt, dimana pada saat itu ada banyak fungsi-fungsi yang segera dimatikan untuk menghemat baterai. Benar ya...

Sama halnya dengan anak-anak Anda, saat Baterai Kasih mereka kosong atau menipis, mereka akan mematikan fitur-fitur andalan yang ada tanpa mereka sadari, dan mulai muncullah gejala-gejala yang menurut Anda mengganggu, misalnya anak-anak mulai malas belajar, mulai rewel, mulai tidak belajar dll., Anda paham maksud saya ya...

Kemudian Anda, sebagai orang tua, mulai sibuk berpikir bahwa ada sesuatu yang salah dengan anak-anak Anda dan membawa anak-anak mereka untuk diterapi...

Menurut Anda, mengapa muncul gejala-gejala demikian saat Baterai Kasih mereka kosong? Oh, gampang kok, mereka sebenarnya hanya hendak menyampaikan pesan kepada Anda, bahwa saat ini mereka sungguh membutuhkan Anda, untuk segera mengisi baterai kasih yang kosong tersebut...

Jika Anda cukup peka dan kemudian segera mengisi Baterai Kasih mereka, maka semua gejala-gejala yang mengganggu tadi akan segera hilang, sirna dan lenyap tak berbekas... itu seperti Anda mendapatkan kembali semua fitur handphone Anda setelah anda mengisi baterainya (fully charged)...

Nah uniknya, setiap anak mempunyai type baterai yang berbeda-beda, kita mengenalnya dengan istilah Lima Bahasa Kasih, oleh sebab itu ketika Anda hendak mengisi Baterai Kasih ini, Anda perlu menyesuaikan charger-nya sesuai dengan type dan keunikan Bahasa Kasih yang anak-anak Anda miliki...

Seringkali Anda melihat, kebanyakan orang tua menganggap asal sudah diberikan mainan, gadget, dan materi finansial lainnya, maka itu sudah cukup. Apakah benar demikian? Saya yakin Anda tahu jawabannya, iya kan...

Sebagai orang tua, Anda mempunyai kewajiban dan kepekaan untuk memahami Bahasa Kasih dari anak-anak Anda, pribadi lepas pribadi...

Nah, pada akhirnya sebelum Anda menghakimi bahwa anak-anak Anda bermasalah, perlu Anda tanyakan kepada diri Anda terlebih dahulu, sudahkah Anda mengisi Baterai Kasih mereka? Jadi tidak ada yang salah dengan anak-anak Anda, mungkin justru Anda yang perlu diterapi, bukan anak-anak Anda...

Hmm... menarik ya...


No comments:

Post a Comment