Sunday, June 26, 2016

Kasih dan Pelayanan Tiada Henti

Menunggu memang bukan sesuatu yang menyenangkan, iya kan...

Namun aktivitas menunggu hari ini mengingatkan kembali pelajaran yang pernah diberikan Ibu saya beberapa waktu yang lampau...

Sambil menikmati menu sarapan di McDonald dan menyeruput secangkir teh manis hangat, saya memperhatikan sepasang Oma dan Opa yang sedang duduk didepan saya, mungkin usianya sekitar 80 tahunan...

Dengan sedikit rambut putihnya yang masih tersisa, Opa itu menikmati menu bubur ayam dan sambil sesekali memperhatikan pasangannya... dan kemudian ia menyendok buburnya dan kemudian menyuapi pasangannya...

Saya masih terus memperhatikan tanpa mereka sadari, dan kemesraan itu terus berlangsung selama beberapa waktu... tanpa sepatah katapun terucap, hanya senyum dan tatapan mata yang mengekspresikan kata-kata mereka...

Mungkin saat ini Anda sedang mulai bayangkan hari-hari itu bersama pasangan Anda... bagus sekali, nikmati perasaan itu dan tingkatkan intensitasnya.. semakin kuat... dan kemudian simpan gambar dan perasaan itu dalam hati Anda....

Anda mungkin bertanya untuk apa? Pertanyaan yang bagus sekali, dan jawabannya sangat sederhana. Hal ini sesuai dengan cara bekerja pikiran, apapun yang Anda pikirkan dengan sungguh-sungguh akan menjadi realitas, karena pikiran tidak bisa membedakan visualisasi dan realitas... dan akan mencari pembuktian atasnya....

OK, kita kembali ke pembahasan kita ya. Inilah pembelajaran tentang kasih yang pernah Ibu saya sampaikan sebelumnya... adalah kasih dan pelayanan yang tiada henti dan tak berkesudahan hingga maut memisahkan....

No comments:

Post a Comment